BLK Demak cetak tenaga berkarakter

Posted on

 

Penduduk usia produktif merupakan penyumbang terbesar pada angka pengangguran di Indonesia. Sedangkan dilihat dari tingkat pendidikan, penduduk dengan pendidikan menengah mempunyai peluang yang lebih kecil dalam mendapatkan pekerjaan, hal ini dikarenakan ketidak selarasan antara keterampilan yang diperoleh dari dunia pendidikan dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh lapangan kerja.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Harvard University, dikatakan bahwa kesuksesan seseorang dalam bidang apapun yang sedang ia tekuni tidak semata-mata karena kemampuan intelektual yang dimiliki (Technical skill) namun juga kemampuan dalam mengelola emosi atau soft skill, secara gamblang penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa 80% kesuksesan manusia ditentukan oleh bagaimana cara ia mengelola emosinya  dan sisanya baru faktor bernama Technical skill, karena itu peserta pelatihan di BLK Demak juga diberikan materi soft skill yang berstandar Internasional.

Pelatihan tersebut terselenggara atas kerjasama antara BLK Demak dengan United States Agency for International Development (USAID) dalam Ready to Work Acceleration Program (RWAP). USAID RWAP memberikan pelatihan untuk pengajar BLK Demak dengan materi soft skill yang telah diuji cobakan di beberapa negara. Sehingga pengajar  di BLK Demak dapat memberikan materi Soft skill. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta pelatihan dan kebutuhan dunia industri. Dengan pembelajaran yang bersumber pada peserta serta menggunakan metode fun learning  membuat peserta mudah menerima materi yang diberikan. Peserta belajar tentang bagaimana mengenali diri, menetapkan tujuan, komunikasi, mengatur keuangan, penulisan daftar riwayat hidup dan wawancara kerja selama dua hari. Diharapkan peserta pelatihan BLK Demak siap kerja dan terserap oleh perusahaan.